Indonesia mencabut persyaratan tes COVID-19 untuk pelancong yang divaksinasi

JAKARTA: Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan pada Selasa (17 Mei) bahwa negara itu tidak akan lagi mewajibkan pelancong yang divaksinasi dari luar negeri untuk menunjukkan tes COVID-19 negatif saat memasuki negara itu.

“Wisatawan dalam dan luar negeri yang sudah divaksinasi lengkap tidak perlu lagi melakukan PCR (polymerase chain reaction) atau tes swab antigen,” ujarnya di kanal YouTube Istana Kepresidenan.

Indonesia mencabut persyaratan tes untuk pelancong domestik yang divaksinasi penuh pada bulan Maret tetapi saat ini masih mengharuskan mereka yang datang dari luar negeri untuk mengikuti tes COVID-19 pra-keberangkatan.

Dalam konferensi pers terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia, Wiku Adisasmito mengatakan, kebijakan baru itu akan berlaku mulai Rabu.

“Instruksi tersebut akan dijabarkan dalam sejumlah peraturan dan akan berlaku efektif pada 18 Mei mendatang,” katanya.

“Kami berharap kebijakan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. Namun, masyarakat diharapkan tetap waspada dan beradaptasi dengan perubahan di masa depan.”

Presiden mengatakan pemerintah Indonesia juga melonggarkan kebijakan pemakaian masker.
“Jika masyarakat melakukan aktivitas di luar ruangan yang tidak ramai, diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan di dalam ruangan dan di angkutan umum, (masyarakat) tetap harus memakai masker,” katanya.
Indonesia telah mencatat antara 200 dan 400 kasus COVID-19 setiap hari baru-baru ini, jauh lebih sedikit daripada puncak gelombang kedua pada bulan Maret ketika mencatat lebih dari 50.000 kasus sehari.

Lebih dari 6 juta orang di Indonesia telah terjangkit COVID-19 sejak pandemi dimulai. Virus corona telah merenggut nyawa lebih dari 156.000 orang.

Dari 270 juta penduduk Indonesia, 166 juta orang telah divaksinasi lengkap.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *